MathArt: Matematika Itu Indah, Seni Itu Logis
Matematika Itu Indah, Seni Itu Logis
Banyak orang mengira matematika hanya soal angka dan rumus, sedangkan seni hanya soal gambar dan imajinasi. Padahal, keduanya ternyata saling berhubungan!
Matematika bisa menjadi seni karena penuh dengan pola, simetri, dan keindahan. Sementara seni sering memakai matematika, misalnya dalam proporsi wajah, bentuk bangunan, musik, bahkan batik.
Leonardo da Vinci membuat lukisan indah dengan bantuan matematika. Musik juga tak lepas dari hitungan ritme dan nada. Bahkan kata Sujiwo Tejo, "musik itu adalah matematika yang berbunyi."
Anak-anak pun bisa berkarya dari perpaduan keduanya. Lihatlah contoh karya di atas:
๐จ Deskripsi Karya:
Karya ini dibangun dari pola bangun ruang kubus yang disusun simetris sehingga membentuk ilusi tiga dimensi. Warna-warna cerah membuatnya tampak lebih hidup dan indah. Inilah bukti bahwa matematika bisa diubah menjadi seni yang memikat.
โจ Kesimpulan
Matematika dan seni sama-sama membutuhkan kreativitas. Jika digabung, hasilnya bisa luar biasa: indah dipandang, logis dipikirkan. Jadi, ayo kita belajar melihat keindahan matematika lewat seni!